Berita

PANTARLIH SE-KABUPATEN BANTUL LAKUKAN APEL SERENTAK DAN COKLIT TOKOH

Rabu Pon, 18 April 2018 16:00 WIB 269

foto
Sejumlah 3035 orang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Pemilu 2019 se- Kabupaten Bantul pada hari Selasa (17/4) mengikuti Apel Pantarlih di Kompleks Kantor Kecamatan masing-masing. Apel Pantarlih diselenggarakan sebagai pertanda akan dimulainya kegiatan pencocokan dan penelitian data Pemilih pada Pemilu 2019. Apel Pantarlih juga dimaksudkan sebagai media briefing sebelum Pantarlih menjalankan tugas coklit di wilayah kerjanya masing-masing. Hadir dalam acara tersebut seluruh Camat di Kabupaten Bantul sebagai Pembina Apel. Dalam amanatnya, para Camat menyampaikan pentingnya coklit dan perlunya Pantarlih bekerja dengan cermat dan teliti dalam proses coklit. Pasca amanat Pembina Apel, Ketua PPK di masing-masing Kecamatan menyampaikan penjelasan singkat berkait prinsip dan langkah-langkah coklit yang harus dilakukan oleh setiap Pantarlih. Kegiatan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) data pemilih Pemilu 2019 merupakan tahapan paling awal dalam tahapan Pemutakhiran data Pemilih. Hasil coklit inilah nantinya yang akan dijadikan basis penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS) yang pada akhirnya akan disempurnakan menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT). Tahapan Coklit dimulai pada 17 April sampai dengan 17 Mei 2018. Setiap Pantarlih bekerja mencoklit pemilih yang berada dalam 1 TPS. Berbeda dengan kegiatan coklit pada periode Pemilu sebelumnya, pada Pemilu kali ini, pada hari pertama, Pantarlih diwajibkan melakukan coklit minimal 5 rumah. Pada hari pertama Coklit ini pula, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Bantul melakukan Coklit bagi para tokoh yang ada di wilayah Kabupaten Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan coklit nasional dan internasional. Beberapa tokoh yang didatangi pada hari pertama coklit tersebut diantaranya adalah Bupati Bantul Bapak Drs Suharsono, Wakil Bupati Bantul Bapak Abdul Halim Muslih, Ketua MUI Kabupaten Bantul Bapak Kholiq Syifa, Sekda Kabupaten Bantul Bapak Riyantono, dan Ketua PP Muhammadiyah Bapak Haedar Nasir. Coklit terhadap para tokoh di Kabupaten Bantul tersebut dilakukan oleh Pantarlih yang bekerja di wilayah dimana para tokoh tersebut terdaftar, didampingi oleh PPS dan PPK setempat, Panwaslu, serta KPU Kabupaten Bantul. (Tik)