Berita

PEMBUKAAN KELAS DEMOKRASI DAN KEPEMILUAN DI TIGA DESA PELOPOR DEMOKRASI

Rabu Legi, 16 Mei 2018 10:37 WIB 418

foto

Bantul, kpud-bantulkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bantul menggelar pertemuan perdana Kelas Demokrasi dan Kepemiluan  bagi tiga Desa Pelopor Demokrasi di Kabupaten Bantul yaitu di Desa Dlingo, Desa Sumbermulyo, dan Desa Guwosari. Ketiga desa terpilih menjadi tiga Desa Pelopor untuk dijadikan pilot project bagi KPU Bantul. Pertemuan perdana tersebut sekaligus sebagai pembukaan Kelas Demokrasi dan Kepemiluan Desa Dlingo dilaksanakan pada tanggal 11/5/2018, Desa Sumbermulyo dilaksanakan tanggal 14/5/2018, serta Desa Guwosari dilaksanakan pada tanggal 15/5/2018.

Pembukaan Kelas Demokrasi dan Kepemiluan Desa Dlingo dihadiri oleh tokoh masyarakat dan Pemerintah Desa Dlingo. Hadir sebagai narasumber yaitu anggota KPU Bantul, Didik Joko Nugroho, yang menyampaikan bahwa masyarakat dapat menjadi warga yang aktif dalam mengawal tahapan kepemiluan dan demokratisasi di Desa-nya. Dalam kesempatan ini, Lurah Desa Dlingo mengapresiasi dilaksanakannya Kelas Demokrasi dan Kepemiluan.

Sementara pembukaan Kelas Demokrasi dan Kepemiluan di Desa Sumbermulyo, Bambanglipuro dihadiri oleh tokoh masyarakat, dan Pemerintah Desa Sumbermulyo. Acara ini dihadiri oleh Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan. Beliau menyampaikan bahwa demokrasi yang diharapkan adalah demokrasi yang tumbuh dari bawah, dimulai dari demokrasi desa. Hal ini didukung oleh Lurah Desa Sumbermulyo, dimana para “siswa” Kelas Demokrasi dan Kepemiluan diharapkan mampu menjadi kader demokrasi yang turut menyampaikan informasi kepemiluan dimulai dari lingkungan terdekatnya. Dalam kesempatan ini hadir pula Ketua KPU Bantul, M Johan Komara dan Keetua Divisi SDM dan Parmas KPU Bantul, Titik Istiyawatun Khasanah.

Pertemuan perdana sekaligus pembukaan Kelas Demokrasi dan Kepemiluan yang terakhir dilaksanakan di Desa Guwosari dengan peserta tokoh masyarakat dan Pemerintah Desa Guwosari. Hadir sebagai narasumber Komisioner KPU DIY, Ahmad Anfasul Marom. Beliau menyampaikan materi mengenai isu-isu krusial dalam Tahapan Pemilu Serentak 2019. Lurah Desa Guwosari menyambut antusias keberlangsungan program ini, beliau menyampaikan bahwa harapannya dengan adanya Kelas Demokrasi dan Kepemiluan dapat meningkatkan kapasitas para kader demokrasi dan kepemiluan. (kh)